Langsung ke konten utama

Panduan Pertama Kali Nonton MOTOGP Sepang

Berikut tips dan trik dari seorang penggemar MotoGP yang telah saya coba dan hasilnya nyaman:
1. Tidak perlu berbahasa English, cukup bahasa Indonesia, apalagi jika anda sering nonton serial Ipin Upin, akan sangat membantu;
2. Beli tiket MotoGP jauh hari karena tiket Early Bird umumnya lebih murah 20sd25%. Bisa dibeli di tik**.com atau toko*****.com. Cuma kemarin pernah beli di toko***** (si penjual adalah perusahaan travel tertentu) ternyata waktu masuk ke circuit ditahan petugas dengan alasan barcode tiket itu telah ada yang pakai 50 orang!? Namun akhirnya petugas pintu masuk tetap memperbolehkan masuk;
3. Beli tiket Pesawat jauh hari umumnya lebih ekonomis;
4. Beli tiket bus RapidKL khusus race (untuk Bandara KLIA-Circuit Sepang pp atau Kuala Lumpur-Circuit Sepang pp) online lebih awal supaya tidak buang waktu antri tiket di venue;
5. Jika menginap di Kuala Lumpur terdapat beberapa pilihan ramah kantong, misalnya sekitaran KL Sentral (Little India) yaitu pusat moda angkutan di tengah KL, banyak makanan halal dengan harga terjangkau, didominasi rasa India seperti kari, ayam tandoori, nasi kandar, nasi lemak;
5. Ini yang paling penting, jika waktu anda tak terlalu longgar, maka usahakan begitu race finished, segera keluar circuit untuk menuju parkiran atau bis umum, karena jika menunggu semprot-semprot champagne maka di parkiran akan sangat penuh dan chaos, akibatnya saya pernah mengantri mengular dan berdiri selama 2 jam baru bisa masuk bis rapidKL menuju KL Sentral.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

What is Chongqing 1949 Shows Tell About

thanks for reading, Located at Chongqing theatre, PRC, a 360 degree pivotal stage, what is realy tell about? In 1949, when the new China had just been established, the city of Chongqing remain shrouded in darkness. Represented by the Third Brother, Lin Zijie, and Jin Ziu, Communist Party member faced the enemy's brutal torture at the Zahzhidong and Baigongguan prisons, faced life-and-death choices everyday. The underground party in Chongqing was actively rescuing comrades in prisons. Meanwhile, the Second Brother, Lin Zihao, led the advanced detachment of the Second Field Army of the Chinese People's Liberation Army, marching swiftly toward the southwest. However, just before the liberation of Chongqing, the Nationalist goverment issued an order to the eldest brother, Lin Zixiong, to carry out the masacre and destroy the city, causing numerus revolutionary martyrs to fall at the break of dawn. Preface The Darkness Before Dawn China underwent tremendous transformation in the lat...

Akhir Kisah Hidup Tokoh Film Bumi Manusia

Bumi Manusia, roman karya Pramudya Ananta Toer, merupakan bagian pertama dalam empat novel seri Pulau Buru- Bumi Manusia - Anak Semua Bangsa - Jejak Langkah - Rumah Kaca. Sebuah novel berseting tahun 1898 tentang pertemuan budaya-politik antara negeri jajahan dengan negeri induknya. Tokoh utama digambarkan seorang lelaki muda pribumi yang dididik secara eropa dan mengaguminya kemudian menghadapi kenyataan bahwa negeri terjajah selalu berada pada posisi teraniaya. Sehingga melawan melalui tulisan di koran yang akhirnya merangsang tokoh nasionalisme lainnya menuju pergerakan pra-kemerdekaan Indonesia.  Tahun 2019 Roman ini diangkat ke layar lebar oleh Falcon Picture, disutradarai oleh Hanung Bramantyo. Minke Tokoh utama, setelah kembali dari pembuangan dari Maluku menghadapi kenyataan bahwa seluruh hartanya termasuk kantor koran di Jalan Naripan Bandung, hotel di kawasan Jalan Kramat Raya, toko alat tulis/kantor di Kwitang Jakarta, rumah tinggal di dekat Kebun Raya Bogo...

Kutukan Pesugihan Gunung Kawi

thanks for reading, Dari penutur asli Juragan Pabrik Sabun Cuci. cuci baju di sungai Kisah ini disarikan dari pengalaman nyata, tepatnya terjadi sekitar tahun 70an ketika sabun cuci masih berbentuk batangan. Sebut saja pak Perbawa pemilik pabrik sabun cuci di kabupaten N. Pabriknya cukup lumayan untuk ukuran kota kecil waktu itu. Saya mendapatkan cerita ini dari beliau di suatu magrib sekitar awal tahun 2000an, begini lengkapnya:      Waktu itu Pak Perbawa baru saja pensiun dari dinas TNI (kala itu ABRI). Sebagai seorang bintara beristri satu beranak tiga tentu sudah biasa hidup sederhana. Menjelang pensiun, pak Perbawa merintis usaha keluarga, memproduksi sabun cuci batangan. Saat itu masih jarang yang punya mesin cuci, maklum meskipun di Jawa, tak semua daerah dilalui jaringan listrik. Umumnya ibu-ibu mencuci baju dengan sabun cuci batangan memakai  Penggilesan (semacam papan kayu ukuran 30x50cm, beralur di tengahnya). Mencuci biasa dilakukan di pinggir sumur atau...