Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label cuisine heritage

LATAH SPAGHETTI BOLOGNESE

thanks for reading, Mungkin karena Spaghetti adalah varian bentuk pasta yang paling sering didengar, dan Bolognese adalah varian saus pasta yang paling dikenal, maka orang non italia menggabungkannya, Spaghetti bolognese. Padahal di tempat aslinya sangat jarang spaghetti dimasak dengan saus bolognese (sumber: italysegreta.com). Umumnya jika sausnya adalah bolognese (baca: bolonyiese), maka varian pasta yang dipakai adalah yang berbentuk pipih panjang, seperti Tagliatele atau Papardele. Alasannya supaya saus daging lebih mudah menempel pada permukaan pasta. Bahan: 1. Sofrito (terdiri dari bawang bombay, wortel, batang celery, masing-masing 10% dari berat daging, dicincang kecil-kecil), 2. Red wine, cuka balsamic secukupnya. 3. Olive oil untuk menumis, 4. Tomat kupas (kalengan bisa juga, namanya pomodoro, 70% dari berat daging) remas-remas, 5. Daging sapi giling, (untuk hasil terbaik gunakan daging sapi dan babi dengan rasio 7:3), 6. Panchetta (10% dari berat daging giling, iris kotak-ko...

Solo di Waktu Malam Hari

thanks for reading,  Solo di waktu malam hari, Merempak menarik hati sunyi; Banyak tempat penghiburan asri, Pandangan mata berganti;  begitu selarik lagu keroncong karya R Maladi yang melegenda.  Punya waktu terbatas, tapi ingin menikmati Solo, berikut sarannya: Istana Kasunanan di malam hari. Istana penerus Kesultanan Mataram (Islam) konon diarsiteki oleh Pangeran Mangkubumi (kelak bertahta sebagai Raja Yogyakarta). Di malam hari, istana tempat Pakubuwono jumeneng ini tampak glowing kebiru-biruan. Apalagi setelah turun hujan, pantulan cahaya lampu di jalanan yang basah menambah suasana adem. Angkringan Pandawa Tempatnya di dalam gang, jadi parkir perlu berpikir. Bangunannya semi kuno, tegel kuno, dinding dihias poto-poto dan barang seni. Dominasi warna cyan (hijau ke birubiruan). Tempat asik buat ngobrol di malam hari sambil ngopi jos, teh panas legi kenthel, ngemil jadah. Sego Liwet Seantero solo, banyak sego liwet dari yang legendaris sampai yang tidak begitu terkenal...

Empal Gentong Kuliner Enak Ga Bikin Dompet Bolong

thanks for reading, Ilustrasi "Gentongnya mana mba?" "Di depan pak, yang ada asap-asap itu."      Begitu percakapan saya dengan mbaknya pelayan salah satu rumah makan di sepanjang Jalan Tuparev Cirebon. Saya pikir, empal gentong disajikan bersama gentongnya, ternyata di mangkok. Mendengar kata empal, yang terbayang adalah olahan daging sapi berukuran tiga jari orang dewasa, dimasak agak kering, dan kadang diberi parutan kelapa. Ternyata empal gentong adalah sejenis gulai sapi, tentu berkuah santan, warna kuning kunyit, dihias irisan daun kucai dan sesuai namanya dimasak di dalam gentong tanah liat. Yang unik adalah ditabur cabai kering krasak, tidak terlalu lembut seperti bubuk cabai mie instan. Cirebon punya cara.      Secara sejarah Cirebon memang berdiri di tengah-tengah pengaruh gravitasi budaya Jawa Tengah dan Sunda. Maka tak heran masyarakatnya memiliki irisan adat keduanya. Dan irisan itu membentuk ciri khas tersendiri, mandiri, dan diwariskan turun ...

Panduan Ngopi Cantik di Bangko

Biar kata di ujung dunia, tapi jangan lupa begaya. Bangko sebuah kabupaten nun di udik Jambi juga tak kalah dalam hal kopi. Kopi lokal dari Jangkat November tahun yang lalu malah menang dalam lomba kopi yang digelar Specialty Coffee Association of Indonesia ke-8 di Ibis Bandung. Ini lho tempat ngopi asyik di Bangko: 1. Breakthru Coffee Letaknya dekat jembatan Nol km Bangko (arah Sarolangun). Dekorasi tempatnya juga keren, beberapa lukisan unik, kursi terbuat dari kayu solid. Paling suka di sini adalah Latte. Waiters legendarisnya bernama Arif, suka ngobrol, pengetahuannya banyak mulai film sampai politik luar negeri. Kebersihan 8, Ketenangan 9, Terang Lampu 8.Lokasinya di sini. 2. Becakap Coffee Spesialis kopi Jangkat, robusta tapi ada kecutnya, lho kok bisa? inilah uniknya. Selain ngopi pengunjung bisa karaoke diiring Youtube yang dihubungkan ke sound system. Paling suka Affogato. Kebersihan 7, Ketenangan 7, Terang Lampu 7, Nyanyi gratis 10. Lokasinya di sini . 3. Zara Co...

Sup Ikan Subang

Subang terkenal dengan Nanas dan Peuyeum. Lihat saja sepanjang jalan menuju Subang, Nanas dan Peuyem berbagi tempat bergelantungan di pinggir jalan. Menggoda siapa saja yang melintas. Ternyata Subang juga menyimpan segudang rimba Kuliner lainnya, sebut saja Sup Ikan. Tak sengaja makan di sebuah restoran agak keluar dari Subang, kok enak dan kokinya berbaik hati membagi resep untuk anda. Gurame, beberapa logat menyebutnya Gurami ( Osphronemus goramy ) adalah ikan air tawar, umumnya omnivora.  Ikan gempal yang masih berkerabat dengan ikan Sepat ini ternyata enak disup. SUP IKAN GURAME SUBANG Bahan: 1 ekor ikan Gurameh (900gram) 12 butir bawang merah