Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label beach lover

Mancing Tengiri di Tanjung Pakis

Halo mancing mania. Tanjung Pakis terletak di pantura tepatnya kecamatan Pakisjaya, kabupaten Karawang. Untuk menuju spot pancing, nahkoda memacu perahu motornya ke tengah laut sekira 1.5 jam dari bibir pantai. Di sana akan bertemu dengan bekas Rig di beberapa tempat. Di bekas Rig inilah konon, ikan banyak berkeliaran. Jam 05.00 mulai memancing umpan, setelah mendapat umpan berupa ikan-ikan kecil, mulailah dilakukan aktifitas memancing. Ikan yang didapat pada jam ini umumnya ikan Barakuda atau ikan Alu-alu, sejenis ikan pemangsa bergigi tajam. Tak heran beberapa kali tali pancing putus digondol ikan ini. Sekira jam 9.00 ikan yang di dapat sebangsa kakap-kakapan. Jam 10.00 sd jam 11.00 tidak ada ikan yang terkena umpan. Baru sekitar pukul 12.00 mulai dapat ikan Tenggiri. Termasuk terakhir mendapat jackpot berupa Ikan Talang -talang atau Queen Fish. Ikan berbadan pipih lebar sehingga tarikan terasa berat. Beberapa tips dari Nahkoda: 1. Dilarang membawa pisang, te...

Pantai Pasir Putih, Perigi Trenggalek

thanks for reading, Tidak sengaja menemukan pantai berwarna turqoise di jawa timur

Mutiara tersembunyi Pantai Gondomayit, Blitar

thanks for reading, Apalah arti sebuah nama, begitulah kira-kira bunyi pepatah Italia. Pantai ini benar-benar sesuai dengan pepatah kuno itu. Namanya Gondo mayit, kurang lebih berarti bau mayat. Entah latar belakang apa yang membuatnya dinamai demikian. Meski disematkan nama ngeri seperti itu, namun jangan mengurungkan niatmu berkunjung ke pantai ini. Justru keindahan pantai perawan yang bakal kau dapati di pantai ini.  Terletak di kecamatan Wonotirto, Blitar selatan, pantai ini terhitung jarang dikunjungi wisatawan. Umumnya wisatawan berkunjung ke pantai Tambakrejo yang merupakan 'induk' dari pantai gondomayit sekaligus tempat pelelangan ikan. Dari pantai Tambakrejo, kau perlu berjalan ke arah kiri, kemudian bertemu semacam muara sungai kecil. Kemudian ada bukit di seberang muara ini, naiklan ke jalan setapak. Jalan setapak ini cukup berbatu jadi sebaiknya memakai alas kaki yang cukup tebal. Memang disayangkan tak satupun plang penunjuk arah ditemukan, jadi raj...

Surga Tersembunyi Pantai Wonosari

thanks for reading, Karang, hutan jati meranggas, abu-abu coklat dan kering, itulah yang kutemui ketika angka kilometer di dasboard mobilku menunjukkan angka 570. Setelah menyusuri jalur selatan Jakarta-Jogja, akhirnya aku sampai di sini. Hutan kering di desa Tanjungsari, di bagian selatan kota Wonosari. Jalanan mulus menuju deretan pantai di gunung kidul. Kusebut deretan karena dapat kau nikmati beberapa pantai sekali jalan, mulai Baron Kukup, Sepanjang, Drini, Krakal, Sundak, Indrajanti sampai Wediombo. *** Namun ketika kau sampai di deretan pantai ini, kesan kering meranggas dan coklat berubah menjadi biru. Pantai Baron Pantai unik dengan pertemuan air tawar dan air asin. Jika anda penyuka sea food, di sinilah surganya. Aneka udang, ikan, cumi goreng atau bakar dengan harga yang bersahabat. Pantai Kukup. Terletak di timur pantai Baron. Menurutku inilah yang terindah diantara deretan pantai Wonosari. Terdapat jempatan menuju sebuah pulau karang di tengah laut. Ada juga ...

Ujung Genteng Bay, the Hidden Paradise

thanks for reading, Pantai Ujung Genteng terletak di Kabupaten Sukabumi tepatnya 66 km disebelah selatan Pelabuhan Ratu. Pantai ini adalah salah satu pantai yang masih alami di tengah serbuan wisatawan karena maraknya buku-buku Indonesia travel guide . Anda masih akan menjumpai warna laut turquoise seperti  batu blue marine.  Pasirnya juga masih putih dengan butiran halus.  Jalanan menuju pantai ini umumnya sudah beraspal hot mix namun di daerah Kiara Dua jalanan banyak yang berlubang dan berkelok jadi perlu menambah kewaspadaan.  Namun jangan kuatir karena sepanjang jalan pemandangan juga indah meski tak sehijau kawasan puncak. Banyak pohon entah apa namanya -mirip Sakura- berbunga merah muda hampir di seluruh rantingnya.

Pantai Karanghawu

thanks for reading, Pantai Karanghawu terletak di tepi jalan Cisolok, kira-kira 18 km dari pelelangan ikan Pelabuhan ratu. Disebut Karanghawu lantaran di pantai ini ada Karang yang bentuknya mirip kompor karena ada lubang di tengahnya yang dalam bahasa setempat disebut hawu. Tak ada tiket masuk untuk menikmati pantai berombak besar ini. Karena sudah dipungut pas masuk Jalan Pelabuhan Ratu selepas pelelangan ikan. Aktifitas yang dapat dilakukan di pantai ini kalau untuk famili bisa bermain ombak, bermain pasir atau sekedar berjalan menyisir pantai dengan pasir lembut ini. Nah bagi anda yang menyukai tantangan tak ada salahnya mencoba surfing. Ombaknya cukup besar sehingga disukai peselancar tingkat pemula sampai

Pantai Anyer (Lagi)

Anyer masih merupakan objek wisata favorit di bumi Parahyangan ini. Jaraknya cukup dekat dengan Jakarta. Meski kecenderungan penduduk metropolitan memilih Bandung atau Puncak untuk weekend, tetapi Pantai Anyer masih menjadi salah satu pilihan favorit. Buktinya minggu ini, jalan Labuhan menuju Anyer tetap dipadati kendaraan dari luar kota. Sepanjang jalan Labuhan banyak terdapat Hotel mulai yang murmer sampai berstandar bintang, tinggal anda sesuai dengan budget. Kali ini saya memilih di Hotel besar yang cukup tua dengan alasan garis pantainya yang panjang. Paket yang ditawarkan Rp.1.500.000 untuk 3 kamar tidur , 3 kamar mandi, plus dapur. Bisa diisi 10-12 orang. Kondisi Jalan sejak komplek Krakatau Industrial Park, lebih mirip taburan kerikil daripada jalan, bopeng disana sini. Akhirnya sampai di tujuan 10.30 langsung persiapan pembagian kamar dan makan siang.

Pangandaran Beach is simply beautiful

Subuh Pantai Timur Subuh kupaksakan bangun, mengumpul-ngumpulkan nyawa, demi melihat dewa matahari datang di pantai timur pangandaran.  Itulah akibatnya nyetir sehari sebelum lebaran. Macet dimana-mana, akhirnya harus belanja waktu lebih banyak. Dan sialnya, awan tak mengijinkanku melihat benda bulat terang ini bangun pagi. Memang September ini awan terus nongkrong di atas sana, bahkan seharian gerimis diselingi hujan deras. Tapi tak mengapa, aku cukup puas dengan pantulan biru di sela-sela perahu nelayan.  Pangandaran pagi itu masih lengang, hanya beberapa pecinta pantai duduk-duduk di anjungan, bau tengik sisa-sisa ikan khas pantai tak mereka hiraukan. Anjungan tampak kokoh ditumbuhi teritip di kaki-kakinya. Beranjak pagi mulailah dewa matahari menampakkan wajahnya, jingga, tetapi malu-malu dibalik tirai awan.

Lonely in Anyer

Akhir September 2008, liburan cukup panjang, maklum para punggawa negeri menetapkan cuti bersama lebaran 2008. Rencana mau pulang kampung ke Jawa Timur, eh ternyata berita di TV, Koran mengabarkan jalur Pantura cukup padat dan di beberapa titik ada perbaikan jembatan, jadi ada potensi kendaraan numpuk. Nah, daripada pulang kampung toh juga macet, lebih baik direskedul sahaja. Setelah hitung kancing akhirnya pandangan mata diarahkan ke sisi barat pulau jawa ini, Anyer. Berangkat 2 hari sebelum lebaran via tol Jakarta-Merak, keluar di pintu tol Cibinong, sepanjang jalan lancar, jumlah kendaraan sedikit. Dan sampailah aku di Anyer. sampailah kami di Anyer pas jam 12 siang, lapar...lalu mampirlah ke restoran dengan tempat duduk lesehan bertikar. Makanan lumayan enak, udang goreng mentega, ikan kerapu bakar, tumis kangkung dan tak lupa sambel terasi. Setelah puas muter-muter, akhirnya nginep di the Palazo, hihihi..cuma kita sendirian yang nginep di sini, jadi puas banget beremdem di ...